GORO BERSAMA MAHASISWA PLP DALAM PERSIAPAN PTM TERBATAS

DAIK.InfoSMA-Persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas telah dilakukan pihak sekolah bersama mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) FKIP UMRAH nelakukan Gotong Royong (Goro) di beberapa ruang kelas dan lingkungan sekolah, Kamis pagi (02/09/2021).

Sejak dimulainya tahun pelajaran baru (TP. 2021/2022) pada 12 Juli 2021 yang lalu, SMAN 1 Lingga menerapkan Proses Belajar Mengajar (PBM) secara Daring. Penetapan Zona Merah Penyebaran Covid-19 untuk Kecamatan Lingga dan pemberlakukan PPKM Level 3, Surat Edaran Gubernur Kepri, Instruksi BupatiLingga, menjadi acuan dalam pelaksanaan PTM secara terbatas.

Kepala Sekolah, Fezi Karyadi, S.Pd.,M.Pd menyampaikan rencana PTM terbatas yang akan dilaksanakan SMAN 1 Lingga dalam waktu dekat ini.

“Hari ini kami Goro untuk menyiapkan ruang belajar dan lingkungan sekolah untuk rencana PTK Terbatas. Namun kita tetap menunggu arahan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dan selalu berkoordinasi dengab TIM Covid-19 Kecamatan, terkait izin untuk melaksanakan PTM Terbatas”, kata Fezi Karyadi.

“Mudah-mudahan di minggu ke-2 September 2021 ini, kita sudah dapat melaksanakan PTM Terbatas dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat”, tambahnya saat  berada di ruang kelas.

Sementara itu Rachmi, S.Pd wakil kepala

Bidang Kurikulum telah menyiapkan admnistrasi dan teknis apabila PBM dilaksanakan secara langsung (PTM Terbatas).

“Apabila PTM Terbatas dapat diterapkan di Kabupaten Lingga, kita menetapkan sistem shift dan rolling untuk pebelajaran di sekolah mengingat jumlah kelas kita terbatas karena sedang direnovasi”, ungkap Rachmi.

Goro yang dilakukan sekolah juga melibatkan seluruh mahasiswa PLP FKIP UMRAH yang melakukan praktek sampai akhir Obtober 2021 nanti. Seluruh mahasiswa terlibat secara aktif pada kegiatan yang dilakukan sekolah.

Agenda mahasiswa PLP selain melaksanakan observasi, mereka juga mempelajari aspek pembelajaran dan pengelolaan pendidikan di sekolah sesuai dengan Permenristekdikti Nomor 55 Tahun 2017 Pasal 1 Ayat (8).

“Kami akan selalu aktif di setiap kegiatan sekolah, selain melakukan agenda PLP, kami akan memanfaatkan praktek PLP ini sebagai kegiatan untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang telah kami dapati di bangku perkuliahan”, kata Joe Eka Putra mahasiswa jurusan Bahasa Inggris ini.

Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung hampir 2 tahun ini, membuat proses pembelajaran tidak memungkinkan untuk dilaksanakan secara normal seperti tanpa adanya pandemi. Dengan menerapkan prokes dengan baik, kita mampu memutus rantai penyebaran Covid-19. (Yul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*