SMAN 1 Lingga Lakukan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

InfoSMA. Persiapan SMAN 1 Lingga dalam pembelajaran tatap muka di Zona Hijau pada masa Pendemi Covid-19 telah dilakukan sejak Rabu (29/09) di mulai dari pengecekan kesiapan sarana prasarana sekolah sampai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penerapan protokol kesehatan.

Penyelenggaraan tatap muka di masa pendemi Covid_19 telah di tuangkan dalam Surat Edaran Gubernur Kepulaun Riau Nomor:420/1076/DISDIK-SET/2020 tentang Penyesuaian Kebijakan Tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tahun Ajaran 2020-2021 dimasa pandemi Covid-19.

Informasi yang diperoleh TIM infoSMA dari Fezi Karyadi, S.Pd.M.Pd selaku Kepala SMAN 1 Lingga, bahwa pembelajaran tatap muka di zona hijau harus mendapat izin dari pemerintah Provinsi Kepri dan telah memenuhi beberapa persyaratan terkait pembelajaran tatap muka pada masa pandemi Covid-19.

“Iya, kami lagi menunggu izin pembelajaran tatap muka dari pemerintah Provinsi Kepulaun Riau melalui Dinas Pendidikan, yang menjadi persyaratan untuk buka sekolah harus dipenuhi terlebih dahulu. Seperti yang tercantum dalam daftar periksa kesiapan satuan pendidikan,” terangnya.

Persyaratan lainnya sekolah juga bekerja sama pada pihak terkait dalam hal ini Puskesmas Daik Lingga untuk mengecek kesiapan sekolah dari sisi kesehatan, kelayakan sarana prasarana, sanitasi, TPC, maupun penerapan protokol kesehatan, MoU bersama Komite Sekolah, serta Izin dari Orang Tua/Wali siswa.

Tim kesehatan Puskesmas Daik bersedia melakukan pengecekan terkait standar protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19.

“Surati pimpinan Puskesmas Daik, apabila nantinya sekolah membutuhkan kontrol dan pengecekan terkait penerapan protokol kesahatan disekolah,” terang Woede S.S saat berkunjung di SMAN 1 Lingga.

“Setelah dilakukan pengecekan kelayakan sarana prasarana, sanitasi, TPC, penerapan SOP dari tim kesehatan Puskesmas Daik, kami melanjutkan kerjasama dengan komite sekolah terkait izin serta mengundang seluruh orang tua wali siswa untuk mensosialisasikan dan mendapatkan pernyataan terkait izin anaknya untuk belajar di sekolah,” terang Fezi Karyadi.

Selama 4 hari, dimulai dari Senin s.d Kamis (5-8 Oktober), pihak sekolah bersama komite sekolah mengundang orang tua wali secara bertahap untuk mengikuti sosialisasi pembelajaran tatap muka. Sekaligus meminta saran dan pendapat tentang SOP yang telah dirancang. “Mudah-mudahan persiapan pembelajaran tatap muka yang telah dilakukan sekolah dapat berlangsung dengan baik, aman dan lancar,” tutup Fezi Karyadi. (dul)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*