KEPAK 2018, FAISAL MENJADI BAGIAN PELOPOR PENGUAT KARAKTER MENUJU GENERASI EMAS INDONESIA

Aktif di kegiatan kepramukaan membuat remaja yang bernama lengkap Ahmad Faisal terpilih untuk mengikuti kegiatan Kemah Kepramukaan (KEPAK) tingkat nasional dari tanggal 4 s.d 9 November di  Cibubur, Jakarta Barat.  Sosok yang memiliki hobi bertualang di alam terbuka bersama beberapa rekan dari Kabupaten Lingga, Tanjungpinang dan Kundur se-Provinsi Kepulauan Riau dihimbau untuk sudah berada di Kota Batam pada hari Sabtu, 3 November 2018 dan menginap di hotel M.One Harbourbay, Batam. Berbeda halnya dengan jadwal berkumpul peserta dari kota Batam. Mereka bisa langsung menuju bandara Hang Nadim pada hari Minggu, 4 November 2018 pada pukul 07:00 WIB. Keberangkatan dijadwalkan menggunakan maskapai Lion Air pada pukul 08:35 WIB menuju bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

Antusiasme Faisal dan rekan-rekannya mengikuti kegiatan pun terlihat dengan persiapan sebelum keberangkatan dan komunikasinya kepada guru pendamping. “Saya mempersipakan mental yang utama, pengetahuan kepramukaan, dan wawasan lainnya untuk membuktikan bahwa saya adalah yang terbaik dari utusan siswa SMA Kepulauan Riau.” Ujarnya dalam wawancara via whatapps (25/11/18).

Remaja yang bercita-cita menjadi polisi, juga menuturkan perasannya saat dipilih oleh Kepala Sekolah sebagai perwakilan kegiatan KEPAK, “Saya merasa sangat bahagia karena saya terpilih mewakili Kepulauan Riau dalam acara KEPAK tingkat nasional ini. Di sana alhmadulillah ilmu pengetahuan saya jadi bertambah dan juga berkesempatan mengenal teman-teman dari seluruh Indonesia.”

Agenda kegiatan selama di sana sangat banyak dan menyenangkan. “Di Cibubur, Depok kami melaksanakan perkemahan. Kami mengikuti kegiatan sosialisasi tentang bahaya Narkoba, pembentukan karakter, cinta bahari, antisipasi pemahaman radikalisme dan pengetahuan tentang sejarah.” Selain kegiatan in door seluruh peserta juga mengikuti kegiatan out door,”kami mengadakan permainan seperti halang-rintang dan menjelajah alam” tambahnya.

Faisal beserta rombongan berkesempatan mengunjungi objek wisata berupa ikon kota Jakarta yaitu Museum Nasional Indonesia (monas) dan Masjid Istiqlal.”Kami diajak mengenal dan mengetahui bagaimana pembentukan salah satu bangunan tersebut.” Dilansir dari berita online kabare.id mengungkapkan bahwa Dirjen Dikdasmen, Hamid Muhammad menyebutkan bahwa KEPAK tahun 2018 diikuti 558 peserta. Peserta terdiri dari 420 siswa SMA dan SMK dan 138 guru pendamping. “Siswa yang terpilih dalam kegiatan ini adalah siswa yang aktif dalam kegiatan kepramukaan, palang merah remaja dan juga pasukan pengibar bendera.” Kata Dirjen Dikdasmen.

Sosok penyuka warna merah ini mengaku sangat terkesan dengan kegiatan KEPAK 2018. Ditambah dirinya dapat saling berinteraksi dan bekerja sama dalam permainan dengan rekan-rekan se-Indonesia. Meskipun telah melalui tahap sosialiasi selama dua hari, Faisal masih mengalami sedikit hambatan dalam komunikasi.”Saya kesulitan menyampaikan pendapat saat sosialisasi.”ujar  remaja kelahiran Batam 16 tahun lalu seraya mengenang. “Kegiatan selanjutnya di hari ketiga dan keempat yaitu melakukan hiking dan menjelajah alam. Hari kelima rombongan berwisata ke monas dan Masjid Istiqlal.” Paparnya menjelaskan.

Rutinitas yang intens membuat Faisal dan rekan-rekannya bertambah akrab. Mereka akan menyudahi kebersamaan lewat perpisahan. Tepatnya tanggal 9 November 2018 rombongan dari provinsi Kepulauan Riau harus kembali. Saat ditanya harapannya ke depan, remaja yang hobi melahap mie ayam dan jus alpukat ini mengatakan, “Harapan saya untuk generasi muda adalah dapat menjadi pemimpin yang baik. Dapat memcahkan masalah dengan bijak dan mau memajukan Indonesia dengan berbuat dari hal yang kecil hingga hal yang besar.”**NG

Sumber : Nugraheni Dwi Agustin, S.Pd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *